Penyebab loss dalam trading
Penyebab loss dalam trading

Penyebab loss dalam trading

Posted on

Penyebab loss dalam trading – Seperti yang kita ketahui pada sekarang, jika trading adalah salah satu trend yang sedang naik daun pada masa pandemic seperti saat ini.

Banyak orang yang menekuni bisnis atau profesi treder, namun bisnis konvensional sekarang malah semakin anjlok karena adanya peraturan dari pemerintah.

Treder profesional sekarang bukan orang tua tetapi anak muda yang memiliki fasion pada bidang trader. Anak muda juga sudah memahami cara transaksi pada pasar dunia seperti saham, crypto dan emas.

Treder terkenal saat ini seperti Indra kesuma, Alan suryajana dan lain sebagainya. Anak muda ini adalah contoh nyata, dari dunia trading dapat memberikan potensi yang besar pada diri mereka.

Namun perlu kamu ketahui, sekarang ini fenomena trading membawa dampak buruk yang tidak sedikit. Dan banyak orang yang kehilangan uangnya karena bisnis trading.

Sifat bisnis trader memang memiliki profit yang tinggi tetapi banyak orang salah atau gagal menganalisa malah membawa malapetaka dalam hidupnya. Tentunya treding adalah sifat bisnis yang mempunyai risiko tinggi, tidak sedikit juga orang yang tergiur dengan treding tanpa memahami informasi treding tersebut.

Penyebab loss dalam trading

Dalam beberapa literatur menyatakan bahwa penyebab utama seseorang yang loss dalam trading karena mengabaikan waktu belajar, tidak melakukan investasi waktu belajar terlebih dahulu karena dalam forum trading banyak sekali yang membahas tentang pilar-pilar dasar dalam melakukan trading yang perlu kamu ketahui dan terapkan secara sungguh-sungguh untuk mencegah terjadinya risiko yang sewaktu-waktu akan dialami oleh seorang Trader.

Selain itu komunitas trading semakin menjamur saat ini banyak juga broker yang tidak memiliki legalitas secara resmi. Broker menawarkan layanan yang tidak memiliki legalitas sama sekali. Terkadang hal tersebut adalah polemik pada trading. Broker yang tidak memiliki legalitas biasanya membawa malapetaka pada orang yang melakukan investasi misalnya adalah broker yang membawa uang nasabah, profit yang tidak dapat cair.

Dalam pepatah menyebutkan jika trading menjadi tabu bagi sebagian orang yang sudah menjalami bisnis trading. Hal ini menjadi sebuah masalah bagi orang yang baru terjun kedalam trading.

Selain itu kurangnya fasilitas dalam mempalajari trading saat ini, hal ini menjadikan broker luar negeri melakukan promosi ke Indonesia.

Segala keterbatasan orang-orang Indonesia membuat broker illegal semakin kreatif dalam memberikan informasi dalam komunitasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *