Kontroversi dan Perdagangan Tether
Kontroversi dan Perdagangan Tether

Kontroversi dan Perdagangan Tether

Posted on

Kontroversi dan Perdagangan Tether – Walaupun USDT ini sudah terkenal dan banyak sekali orang yang gunakan. Tetapi ternyata USDT juga memiliki kontroversi. Salah satunya adalah pada beberapa tahun lalu, Tether mengalami gagal audit yang menyebabkan klien dan pengguna kecewe, kekecewaan ini karena pihak Tether mengklaim jika perusahaan tersebut benar-benar memiliki cadangan dolar. Dan nyatanya tidak.

Hal ini membuat kecurigaan terhadap regulator yang manauinginya, lalu pihak pemerintah mengirimkan surat panggilan terhadap pihak perusahaan Tether Limited. Setahun setelah kejadian penggelapan tersebut, jaksa agung new york telah menuduh perusahaan induk sebagai pihak yang bertanggung jawab dalam hal ini.

Karena telah menyembunyikan dana hitung hingga 850 juta dolar yang dalamnya terdapat investor yang telah bergabung dalam pihak perusahaan atau induk.

Namun ini tercekal oleh pihak perusahaan. Tehther limitid mengkalim jika dana itu tidak hilang. Melainkan telah tersita dan teramankan pada pihak ketiga, yaitu crypto capital yang ada pada negara Swiss.

Terlepas terhadap isu tersebut. Pada intinya saat ini saja bursa kripto yang menggunakan sistem USDT atau Tehther dalam melakukan setiap trnsaksi karena lebih mudah.

Untuk menukar USDT to IDR atau sebaliknya kamu harus mempunyai terlebih dahulu akun. Akun tersedia pada platform pusat pertukaran koin.

Saat ini pada negara Indonesia perdagangan atau mata uang kripto telah termasuk terhadap aset yang sah. Dan terdapat regulasi surat yang bertujuan untuk memperdagangkan atau perjual/belikan pada tempat yang tersedia seperti wallet crypto, usdt, dan sebagainya.

Keyword : Kontroversi dan Perdagangan Tether

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *